Paket ndelok kebonteh dan wellcome drinks : “untung wae udan”

, , , ,

  Ulasan spesial karena ini pertama kali sebuah paket wisata berjalan,trimakasih kepada rombongan dari Rs Pantinugroho untuk kunjunganya,telah mencoba serunya paket wisata ndelok kebonteh yaitu salah satu bentuk paket yang di tawarkan di wisata Patihombo.dari sekian banyak paket wisata yang di tawarkan kali ini yang di ambil adalah paket “ndelok” kebun the dan paket wellcome drinks dengan urutan sebagai berikut,rencana kedatangan pukul delapan pagi akan di jemput di pertigaan Tegalsari,mobil akan di parkir di kaki Gunung Gilingankemudian di sambut dengan minum the dan snack-istirahat,dilanjutkan dengan naik gunung dan foto-foto disana…itulah rencana awalnya.

Pada paket yang tertera di list paket wellcome drinks adalah 2500/orang namun dari pihak rombongan minta seharga 5000/orang dengan pertimbangan snacknya lebih banyak,kondisi pagi dan cuaca yang dingin ,fungsi snack bisa di jadikan makan “setengah sarapan” :).Sedangkan paket ndeloknya seharga 2500/orang.
Rombongan on time datang tepat waktu, menggunakan 3 kendaraan travel  berjumlah kurang lebih 50 orang, di sambut hujan deras sepanjang jalan,bertemu di tegalsari rombongan di arahkan ke patigombo dan parkir di jalan masuk gunung gilingan tepatnya di depan rumahnya bpk Tarno,sesuai rencana di sana tim sudah siap menyambut dengan the panas yang syahdu dalam hujan ,rombongan berkumpul di rumah npk Tujo sebuah lokasi rumah yang memang biasanya di gunakan untuk “besecamp”.

Disana mereka menikmati snack yang berupa makanan lokal yaitu jadah gepeng,tempe,godog2an dan kacang dengan aksesoris di letakkan di eblek bambu,eblek bambu di samping untuk wadah juga bermanfaat menggugah selera lewat warna alami bambu dan daun pisang,didukung dengan hawa dingin pagi itu snacknya laris manis dan sesuai rencana.Sedikit ucapan kalimat selamat datang di sampaikan oleh pak marjianto selaku penyambut dan ketua tim, hingga suasana akhirnya membaur sambul menunggu hujan reda.



Hujan terus mengguyur patihombo pagi itu,namun rupanya rombongan sudah bersiap dengan payung masing-masing…”Untung wae udan” dalam kebiasaan lama orang jawa ada sebuah kalimat yang lumayan ngehit dan bermakna positif dalam berbagai hal situasi “untung wae”…prnjelasanya berikut : kebiasaan jawa itu rupanya juga telah menanamkan sifat optimisme dan positif thingking, di buktikan dengan kalimat “untung wae” bahkan dalam situasi kurang baikpun ,nah dalam situasi kali inipun “Untung wae udan” (untung saja hujan) karena dengan adanya hujan kita akan bisa bertemu dengan kabut di kebun the di puncak gunung gilingan nanti.Benar saja,rombongan tetap ingin naik untuk melihat kebun the meskipun situasi hujan dan jalan naik.








Suasana kali ini di jamin bakal berkesan bersama jalan berair dan bersama hujan.
Dan benar lagi,sampai di puncak kita menemukan komposisi kabut yang bersahabat, tidak begitu tebal tapi cukup menciptakan suasana istimewa dan dramatis bagi yang menikmatinya.Ini di ini rombongan untuk berfoto-foto disana dan setelah di rsa cukup kemudian mereka kembali turun.Ternyata perjuangan turun kali ini lebih seru daripada naiknya, didukung jalan yang masih asli tanah maka meminimal resiko apabila terjatuh.
Sampai di bawah rombongan membersihkan diri dan kembali dengan segala ceritanya bersama kabut dan hujan.Semoga bisa untuk membawa suasana fresh saat kembali bekerja .







Tidak ada komentar:

Posting Komentar