Mengintip SD kanisius Pelemdukuh sekarang

 Kebetulan penulis sudah lama sekali lulus SDnya jadi sedikit mengenang kembali masa-masa lalu ketika masih duduh di tempat ini , di salah satu posisi entah bangku yang mana ,pernah kita menghabiskan setengah hari di sini , ini dulunya adalah ruang kelas 1 pada masa itu , disini saat bel pulang berdentum kita harus menjawab kuis berhitung, siapa cepat dia pulang dulu .

Kondisi sekarang secara fisik sudah sangat rapi, lemari-lemari nampak sudah bukan lemari yang dulu ,dari semuanya itu sepertinya hanya mejanya yang masih sama modelnya ..Guru-gurunyapun sudah sebagian besar berganti.Pada waktu itu di kelas ini di pegang oleh bu suprih sebagai wali kelasnya saat itu .masa-masa belajar membaca dan berhitung dasar disini adalah salah satu masa paling penting dalam proses pendidikan kita.
 Saya berjalan ke utara ke sebuah kelas yang yang fenomenal , gambar di atas adalah ruang kelas $ pada masaku .. entah sekarang di pakai untuk mengajar kelas berapa...yang jelas di kelas ini kita di ajari habis-habisan oleh pak NicasiusWakidi ... dari diajari moral sampai di ajari gosok gigi .. disudut atas papan tulis dulu ada tulisan "kencing di waktu istirahat" ,karena kenakalan kami yang terlalu sering minta ijin keluar dengan alasan kencing .

 Saya merasa ini masih mebel yang dulu , bentuknya masih sama .. pada masa itu mebel ini masih baru mengganti kursi klasik berwarna biru ,, dan disini adalah tempat angker untuk duduk karena saat duduk disini pasti ada hal yang penting yang akan di sampaikan oleh bapak-ibu guru.
 Saya masuk ke dalam lagi dan ini adalah ruang guru , sepertinya masih di sini ruang kepala sekolah , ketika masa saya sekat ruang ini adalah almari panjang
 Disinilah mungkin yang terlihat beda , dulu kantornya terkesan sempit , sekarang serasa luas entah memang ukuranya luas  ato hanya perasaan kita saja ..
 melihat banyaknya piala ini semoga kualitas SDk pelemdukuh akan terus meningkat ,, baik dari kualitas muridnya ataupun kualitas sumberdaya manusia pengajarnya agar SD satu-satunya di Patihombo ini tetap eksis dan lebih maju
 di bagian ujung utara saya menemukan anak-anak sedang karawita dan melakukan latian jatilan , setahu saya kemampuan bermusik jawa di SD ini sekarang bisa dikatakan menjadi andalan kebanggaan karena memang permainan mereka sudah bagus dan layak tampil
 kita bisa melihat-bakat-bakat alami mereka melestarikan budaya di desa kita ini yaitu jatilan , dilihat dari gerakan-gerakan mereka sangat luwes dan alami menjadi keunggulan tersendiri dari sudut oandang berkesenian
Semoga kita selalu tertanam kerinduan terhadap SD ini, punya rasa memiliki sehingga SD kanisius terus eksis berprestasi , tentu pantauan wali murid ataupun dari pemerintah harus senantiasa seimbang agar sistem saling melengkapi terbangun dengan baik di sini

2 komentar:

  1. Jadi pengen SD lagi ojo lali gendiran lurrr karo gateng jalukan opo arep pie manut

    BalasHapus