Ini dia legenda terbaru (versi 4) gunung gilingan yang ada damarwulannya


Kalau di versi yang lalu tunggul manik adalah gajahmada maka kita mendapatkan versi lain yang lebih jauh .. sekali lagi kita menuliskan sejarah-sejarah seperti ini hanya sekedar nguri-uri budaya lewat cerita rakyat dengan gaya bahasa legenda seperti ini , untuk kebenaran cerita masing-masing versi maka kita harus menghormati orang-orang yang memang meyakini cerita tersebut .. karena "sejarah sejati selalu tersembunyi".. kita hanya menjaga semua versi ini agar tidak punah ..
Mari kita awali sejarah tentang gunung gilingan dari nama "damarwulan" siapakah
damarwulan? Dalam sejarah memang tidak ada nama damarwulan .. yang ada yaitu di cerita-cerita ketoprak dan semacamnya namun di pandang dari aspek-aspek pendukungnya maka damarwulan mengarah ke raja majapahit yang bergelar brawijaya V .. atau raja terakhir majapahit . Pada saat itu kerajaan demak berhasil menaklukkan majapahit , semua lari menyebar mencari perlindungan masing2 menjadi kelompok-kelompok kecil pelarian ... kelompok raja sendiri yaitu raja brawijaya dan sabdopalon melarikan diri ke gunung lawu dam moksa ke sana ... sedangkan salah satu kelompok kecil yang di pimpin oleh tunggul manik lari ke arah gunung gilingan yang saat itu namanya "krinjing wesi" .. namun ketika sampai di godean kedua anak damarwulan yang benama raden pekik dan roro bronto meninggal di sana karena kelelahan dan kehausan ... menurut sumber , disna juga ada petilasanya .. kemudian kelompok tunggul manik meneruskan perjalanan dan ditiap tempat-tempat tertentu selalu meninggalkan petilasan-petilasan yang tujuanya juga masih misteri , kemungkinan untuk menyimpan senjata-senjata aji yang di gunakan untuk maksud-maksud tertentu ... salah satunya di gunung bersih , di tengah kampung patihombo dan tempat lain yang di tandai oleh jenis batu yang sama ... kitapun belum memahami tujuannya hanya saja kita sebagai generasi sekarang sudah selayaknya menjaga warisan-warisan budaya tersebut dan mengambil sisi baiknya saja untuk jaman ini ... kembali ke kelompok tunggul manik ini sampai di gunung gilingan ini mereka mendirikan keraton majapahit yang simbolis disini dan memberi tanda dengan batu petilasan yang berada di puncak bukit tersebut ... maka sekali lagi harus dari sudutpandang spiritual bahwa gunung gilingan ini sebenarnya adalah keraton yang dipimpin seorang patih majapahit yang di sebut tunggul manik tersebut ... tapi untuk perpindahan nama dari kinjingwesi menjadi gunung gilingan maka penulis baru mendapat versi yang sama dari sebelum-sebelumnya ... versi cakra manggilingan *versi2 dan gilingan manusia emas (pertapaan) *versi1..

inilah versi terbaru legenda gunung gilingan .Dan ternyata masih ada lagi versi tentang gunung gilingan, tapi ..belum sempat kita temui karena tempatnya agak jauh dan kita belum sowan kesana ... kita jaga bersama legenda-legenda ini untuk menambah kekayaan budaya di patihombo.

1 komentar: