"Elang terbang rendah" , still about gunung gilingan

,




Karena tempat kediaman saya yang begitu dekat dengan puncak gunung gilingan maka sering sekali saya sempatkan naik untuk sekedar memandang cakrawala , suara seperti siulan yang ganjil mengagetkan saya dan alangkah terkejutnya ternyata burung elang bertengger di pohon saman, burung elang kalau di lihat dari dekat apalagi langsung di alam ternyata terlihat besar sekali apalagi saat mengepakkan sayapnya karena begitu akan saya foto langsung terbang sebelum memperoleh pose bertenggernya .. terbang berputar-putar sampai akhirnya bertengger di pohon albasiah yang jauh membuat saya mustahil untuk mengambil gambarnya karena saya hanya menggunakan hape , di zoom full pun tidak akan melihatnya .. memang perasaan hening dan ketenangan alam membuatku kadang-kadang terlena sampai agak siang .. sayang sekali seandainya tempat ini bisa tertata denagn baik tanpa mengganggu alam dan tanaman di sini ini akan menjadi tempat yang indah untuk memurnikan jiwa kita seperti filosofi gunung gilingan yaitu penjernihan .. di puncak bukit ini tumbuh pohon the yang hampir separohnya , melebar ke arah timur-selatan dan ini masih beroperasi dan di rawat untuk di ambil tehnya oleh penduduk sekitar , saat saya selalu ke atas sini saya tau ,mereka khawatir saya akan merusak beberapa tanaman akibat injakan kaki saya .. tapi kita saling kenal baik , hal itu hanya terbesit dalam hati .. akan lebih baik kalau jalan naiknya di benahi dengan tambahan rute yang melewati beberapa situsnya ,maka jalannya menjadi jelas dan fokus satu tempat sehingga tidak akan mengganggu tanaman dan perkebunan penduduk .Agar orang lain bisa merasakan yang saya rasakan , ini keindahan yang alami dengan balutan kisah dan jalan pikiran yang hening maka segala perasaan akan terasa menenangkan , burung elang itulah sebuah simbol alam sebagai tanda di tempat ini memang tempat indah dan alami.sebagai panorama dari sudut pandang petapa .. on 6 juni 2016

2 komentar:

  1. pemandanga yang indah..kita harus menjaganya, jangan sampe rusak oleh tangan2 manusia.

    BalasHapus